The Phenomenon of Mudik as an Annual Social Practice: An Analysis of the Dynamics of Solidarity and Social Relations in Indonesian Society

Authors

  • Sefiani Dwi Azmi Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.65739/archipel.v1i8.46

Keywords:

Mudik, Social Solidarity, Cultural Tradition, Social Relations, Indonesian Society

Abstract

The phenomenon of mudik (Eid homecoming) in Indonesia represents a significant socio-cultural practice that reflects the dynamics of social solidarity, kinship, and collective identity. In the context of modernization and digital transformation, mudik serves as a social mechanism that reconnects individuals with their familial and communal roots while counterbalancing urban individualism. This study aims to analyze mudik as a form of social solidarity based on traditions and social relations in Indonesian society. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical design, combining library research and limited field observation. Data were collected through document analysis, in-depth interviews, and observation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion verification with triangulation to ensure validity. The findings reveal that mudik strengthens familial, communal, and religious solidarity through direct social interaction, collective rituals, and cultural practices. It also functions as a hybrid space integrating traditional and modern forms of social relations. However, challenges such as digital dependency, commercialization, and the temporary nature of mudik limit its long-term impact on social cohesion. In conclusion, mudik plays a vital role in reinforcing social solidarity in Indonesia, but its sustainability requires broader cultural and structural support to maintain long-term social cohesion in a rapidly changing society

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditia, R. (2021). Fenomena phubbing: Suatu degradasi relasi sosial sebagai dampak media sosial. KELUWIH: Jurnal Sosial dan Humaniora. https://doi.org/10.24123/soshum.v2i1.4034

Akbar, M. (2024). Agama dan dialektika toleransi-intoleransi: Analisis kritis atas dinamika keagamaan dalam masyarakat plural Indonesia. Tashwirul Afkar. https://doi.org/10.51716/ta.v43i2.659

Ali, M., & Yohandi, Y. (2024). Dinamika komunikasi kepala desa dengan masyarakat dalam membangun solidaritas sosial masyarakat di Sumenep. Maddah: Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam. https://doi.org/10.35316/maddah.v6i1.4554

Anam, K., Iqbal, A., & Kuswana, D. (2024). Dinamika relasi agama dan gerakan sosial dalam konteks masyarakat multikultural. Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society. https://doi.org/10.63142/cakrawala.v1i2.32

Anjani, V. (2025). Cyberbullying dan dinamika hukum di Indonesia: Paradoks ruang maya dalam interaksi sosial di era digital. Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam. https://doi.org/10.14421/cyg94d68

Arianto, B. (2023). Tata kelola media sosial sebagai institusionalisasi praktik akuntansi dalam pengelolaan dana desa di Indonesia. Akuntansi dan Teknologi Informasi. https://doi.org/10.24123/jati.v16i2.5644

Aslama, S., Utami, T., & Muzhafaroh, T. (2025). Busana islami sebagai praktik religius dan fenomena sosial dalam kehidupan modern. Mamba'ul 'Ulum. https://doi.org/10.54090/mu.931

Dewa, C., & Safitri, L. (2021). Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media promosi industri kuliner di Yogyakarta pada masa pandemi Covid-19 (studi kasus akun TikTok Javafoodie). Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata dan Budaya. https://doi.org/10.31294/khi.v12i1.10132

Faradila, N., & Asri, R. (2025). Fenomena praktik sharenting sebagai presentasi orang tua di media digital (studi netnografi pada akun Instagram @mas_natsuki dan @sana.arra_). Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1759

Firmando, H. (2021). Orientasi nilai budaya Batak Toba, Angkola dan Mandailing dalam membina interaksi dan solidaritas sosial antar umat beragama di Tapanuli Utara (analisis sosiologis). Social Science Review, 3. https://doi.org/10.51900/ssr.v3i2.8879

Hafiz, A., & Zuhdi, M. (2024). Konsep hubungan agama dan negara dalam kehidupan masyarakat. Rayah Al-Islam. https://doi.org/10.37274/rais.v8i1.913

Harriyani, H., K., K., & Staatsrecht. (2025). Kesadaran Gen Z terhadap dinamika sosial-politik di Indonesia: Perspektif teori ashabiyyah Ibnu Khaldun. Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam. https://doi.org/10.14421/tqasrf92

Johansyah, O., Yakub, A., & Kambo, G. (2023). Praktik sosial-politik birokrasi pemerintahan dalam pemilukada di Indonesia: Perspektif teori strukturasi. Palita: Journal of Social Religion Research. https://doi.org/10.24256/pal.v8i1.3659

Ma’sum, T., & Ristianah, N. (2024). Proses sosialisasi anak: Tinjauan terhadap dinamika sosialisasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam konteks pendidikan. Kartika: Jurnal Studi Keislaman. https://doi.org/10.59240/kjsk.v3i2.45

Masyarakat, J., F., Amirullah, M., Anak, P., & K. (2024). Pernikahan anak: Stop jadikan pernikahan anak alasan kebahagiaan. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.62330/pjpm.v1i02.92

Muhajir, A. (2024). Marsialap ari sebagai tradisi gotong royong dan dinamika solidaritas sosial dalam masyarakat agraris Angkola-Mandailing. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial. https://doi.org/10.30743/mkd.v8i1.8901

Permadi, D., & Yantari, H. (2024). The changing significance of the Gerebeg Maulid tradition: An examination of its socio-economic impact in Indonesia. Jurnal Sosiologi Reflektif. https://doi.org/10.14421/6qy79d79

Pulungan, K. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam membangun sikap sosial dan solidaritas santriah pondok pesantren di Indonesia. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan. https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v2i2.344

Tumanggor, T., & Azhar, A. (2025). Politik identitas dalam ruang demokrasi Indonesia: Dinamika, strategi, dan implikasinya terhadap kohesi sosial. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi. https://doi.org/10.63447/jimik.v6i2.1436

Watunnaba, N. (2025). Fenomena fear of missing out di Indonesia sebagai bentuk representasi pemikiran Simmel mengenai pertukaran dalam interaksi sosial. Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora. https://doi.org/10.29303/jseh.v11i3.753

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Azmi, S. D. (2026). The Phenomenon of Mudik as an Annual Social Practice: An Analysis of the Dynamics of Solidarity and Social Relations in Indonesian Society. Archipel: Journal of Indonesian Interdisciplinary Studies, 1(8), 12–20. https://doi.org/10.65739/archipel.v1i8.46